ichy-songket-halaban-icon
Songket Halaban Minangkabau

Apa Makna Motif Songket Ampalu Halaban? Berikut ichysongket Jabarkan Untuk Anda!

Makna Motif Songket Ampalu Halaban - Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di nagari Ampalu, Halaban yang sebagian besar masyarakatnya menekuni bidang kerajinan tenun sebagai pekerjaan pokok. Kain tenun tradisional ini dibuat manual menggunakan alat tenun dengan tangan. Songket yang dihasilkan memiliki beragam motif, setiap motif memiliki nilai filosofi tersendiri. makna motif songket ampalu halaban Berikut adalah makna dari motif songket Ampalu, Halaban: 1. Motif Pucuak Obuang, memiliki makna manusia memiliki pola fikir yang akan meningkat hari ke hari seperti tingkatan tanaman rebung. Dari bayi hingga dewasa, akan ada yang menjaga seseorang itu yaitu orangtua, serupa dengan pucuak rabuang yang dilindungi bulu halus pada tiap kelopaknya. Manusia tersebut memiliki keingintahuan yang tinggi, sehingga pola fikirnya juga semakin meningkat dan matang, namun tetap harus ingat dari mana dia berasal. 2. Motif Buah Palo, memiliki makna jangan menilai sesuatu dari covernya saja. Motif ini diambil dari buah pala, buah yang sangat berkhasiat luar dan dalam. Namun karena kulit luarnya terlihat tidak menarik padahal banyak khasiat. Maka diajarkan agar jangan menilai sesuatu dari luar saja, selami juga sampai kedalamnya hingga ditemukan khasiatnya. 3. Motif Saik Ajik (saik kalamai), memiliki makna tetap terjalinnya hubungan antara orang di rumah gadang (rumah adat minangkabau) dengan masyarakat. Berhati-hati dalam berucap dan besikap adalah sikap yang harus dimiliki oleh masyarakat. Seperti membuat galamai dibutuhkan kehati-hatian agar pembuatannya tidak gagal. 4. Motif Bungo Malati, memiliki makna kesucian. Tanaman ini memiliki segudang manfaat. Wangi semerbak serta warna putih membuat siapapun akan terasa damai saat melihatnya. Inilah yang dijadikan lambang kesucian pada motif tenun. 5. Motif Ghamo-ghamo, memiliki makna harus teraturnya kehidupan bermasyarakat minangkabau sebagai pembelajaran bagi generasi selanjutnya. 6. Motif Bintang-bintang, merupakan motif saik ajik yang didalamnya diberi motif bintang-bintang memiliki makna manusia harus bersifat hati-hati. 7. Motif Kelok sambilan, paluik aka memiliki makna manusia harus bermental kuat. Jangan takut jatuh karena fikiran-fikiran yang negatif. 8. Motif Cantik Manis, memiliki makna manusia harus bersifat hati-hati. 9. Motif Piala dimana setiap sudut diberi hiasa berbentuk piala. Baca Juga: Intip Proses Pembuatan Songket Halaban Minangkabau dari Ampalu Khas Kabupaten Lima Puluh Kota 10. Motif Kelok paku, memiliki makna besarnya tanggungjawab laki-laki dalam Minangkabau. 11. Motif Sigagau, bentuknya diambil dari tanaman sikakau. 12. Motif Balah Kacang, berarti manusia tidak boleh sombong. Setiap motif yang dihasilkan memiliki nilai yang sangat baik sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang masyarakat Minangkabau. - Makna Motif Songket Ampalu Halaban Sumber: Jurnal Studi Tentang Bentuk dan Makna Motif, Serta Fungsi Produk Tenun Nagari Ampalu Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota Oleh Youlandri, dkk

+